Regional and Spatial Economics (RSE)

Regional and Spatial Economics (RSE)
RSE adalah kelompok riset di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana yang berfokus pada analisis transformasi ekonomi wilayah dan dinamika spasial pembangunan berbasis pendekatan ilmiah dan data empiris, khususnya dalam konteks Bali dan Indonesia.
Melalui integrasi tridarma perguruan tinggi, RSE mengembangkan agenda penelitian yang terarah, mendorong diseminasi ilmiah melalui publikasi bereputasi, serta menerapkan keilmuan melalui pengabdian kepada masyarakat berbasis roadmap. Kegiatan RSE dirancang untuk memperkuat pengembangan ilmu ekonomi regional dan spasial sekaligus mendukung pembelajaran berbasis riset di lingkungan FEB Universitas Udayana.
TENTANG RSE
Regional and Spatial Economics (RSE) merupakan kelompok riset di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana yang memfokuskan kajian pada ekonomi regional dan ekonomi spasial. RSE mengembangkan analisis berbasis data empiris untuk memahami perubahan struktur ekonomi wilayah, pola aglomerasi, mobilitas aktivitas ekonomi, serta dinamika sektor unggulan di berbagai skala wilayah, dengan perhatian khusus pada Bali sebagai konteks kajian utama.
RSE menjalankan peran akademik melalui penguatan tridarma perguruan tinggi. Dalam penelitian, RSE membangun agenda riset yang selaras dengan roadmap dan bertumpu pada metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam pengajaran, RSE mendorong pembelajaran berbasis riset melalui integrasi temuan ilmiah ke dalam materi ajar dan diskusi akademik. Dalam pengabdian, RSE menerapkan pengetahuan dan metode analitis secara bertahap melalui program yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan konteks lokal.
Fokus kajian RSE meliputi ekonomi regional, ekonomi spasial, transformasi struktur ekonomi, dinamika pariwisata dan jasa, aglomerasi ekonomi, produktivitas tenaga kerja, bonus demografi, serta isu-isu fiskal daerah yang berkaitan dengan pembangunan wilayah. Fokus ini terus diperbarui melalui evaluasi roadmap dan perkembangan isu regional.
ROADMAP
Roadmap Penelitian
Roadmap penelitian RSE 2024–2028 berfokus pada penguatan pemahaman atas transformasi ekonomi wilayah dan perubahan struktur spasial aktivitas ekonomi. Setiap fase mengarahkan riset pada penguatan kerangka analitis, konsolidasi data, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah.

Roadmap penelitian RSE diarahkan untuk menguatkan kajian ekonomi regional dan spasial melalui pendekatan ilmiah yang sistematis. Tahapan riset disusun agar penelitian tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk rangkaian pengetahuan yang saling menguatkan dari analisis kondisi, pemetaan perubahan, hingga pengembangan model.
Tahun 2024 diarahkan pada analisis dampak pandemi dan dinamika aglomerasi terhadap perubahan aktivitas ekonomi wilayah, termasuk implikasinya terhadap sektor pariwisata dan jasa. Fokus riset pada tahap ini menekankan konsolidasi data, analisis kondisi terkini, dan penguatan landasan empiris.
Tahun 2025 memusatkan perhatian pada perubahan struktur spasial dan pola keterkaitan antar wilayah sebagai respons terhadap perubahan ekonomi dan mobilitas. Tahap ini menguatkan pembacaan relasi antar pusat-pusat aktivitas ekonomi dan implikasinya terhadap transformasi wilayah.
Tahun 2026 berfokus pada identifikasi variabel pendukung transformasi struktur ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan struktur spasial. Pada tahap ini, riset diarahkan untuk memperdalam model analisis dan memperkuat argumentasi ilmiah.
Tahun 2027 diarahkan pada penguatan kerangka analitis dan formulasi rekomendasi berbasis bukti (evidence-based) secara akademik. Riset pada tahap ini menekankan sintesis temuan dan penguatan kontribusi ilmiah melalui publikasi yang lebih berkualitas.
Tahun 2028 difokuskan pada pengembangan model dan proyeksi arah pengembangan ekonomi wilayah masa depan. Tahap akhir roadmap mendorong penyusunan kerangka model yang memperkuat kontribusi keilmuan ekonomi regional dan spasial.
Roadmap Pengabdian
Roadmap pengabdian RSE disusun untuk memastikan pengabdian berjalan bertahap, relevan dengan konteks lokal, dan dapat dievaluasi secara terukur. Pengabdian diposisikan sebagai penerapan keilmuan yang memperkuat kapasitas kelembagaan, praktik tata kelola, dan keberlanjutan program di tingkat lokal.

Tahap awal dimulai dari pembangunan kemitraan dan observasi awal untuk memahami konteks, kebutuhan, serta peluang penguatan kapasitas. Tahap berikutnya adalah identifikasi potensi dan masalah yang menjadi dasar perancangan program. Setelah itu, dilakukan penguatan kelembagaan melalui pendampingan, penyusunan perangkat kerja, dan peningkatan kapasitas. Implementasi program diarahkan pada solusi yang realistis dan selaras dengan prioritas lokal. Pada tahap akhir, evaluasi dilakukan menggunakan indikator keberlanjutan dan pendekatan berbasis SDGs agar program dapat ditinjau dampaknya dan ditingkatkan kualitasnya pada periode berikutnya.
KINERJA & CAPAIAN
Kinerja RSE disajikan sebagai ringkasan capaian tridarma yang mencakup pendanaan, luaran ilmiah, dan pelaksanaan pengabdian. Penyajian kinerja bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi serta memudahkan pemangku kepentingan akademik memahami capaian tahunan secara ringkas.
Pada tahun 2024, RSE memperoleh pendanaan penelitian eksternal sebesar Rp 1.639.506.550 dan pendanaan pengabdian eksternal sebesar Rp 161.250.000. Akumulasi total pendanaan penelitian dan pengabdian pada tahun 2024 mencapai Rp 1.800.756.550. Capaian pendanaan ini menunjukkan kapasitas pengelolaan program yang konsisten serta keberlanjutan agenda riset dan pengabdian berbasis roadmap.
RSE menghasilkan total 80 luaran ilmiah pada tahun 2024. Luaran tersebut mencakup publikasi jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, prosiding internasional, buku, serta hak cipta. Produktivitas luaran mencerminkan kontribusi ilmiah yang terus diperkuat melalui publikasi dan diseminasi akademik.
Luaran

Pada tahun 2024, RSE menghasilkan 16 publikasi jurnal internasional bereputasi, 31 publikasi jurnal nasional terakreditasi, 26 publikasi prosiding atau jurnal/proceedings internasional terindeks, serta 1 buku dan 6 hak cipta. Total luaran ilmiah dan HKI pada tahun 2024 berjumlah 80.
Pada tahun 2024, RSE melaksanakan pengabdian melalui kemitraan dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan serta Desa Batuan, Kabupaten Gianyar. Total pendanaan pengabdian eksternal pada tahun 2024 mencapai Rp 161.250.000.
ANGGOTA RSE
RSE terdiri dari akademisi yang berkontribusi pada kajian ekonomi regional dan spasial melalui penelitian, publikasi, dan pengabdian. Profil anggota dapat dilengkapi dengan bidang minat riset serta tautan profil akademik (SINTA/Scopus) untuk meningkatkan transparansi dan visibilitas akademik. Dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Made Kembar Sri Budhi, M.P.
Kepemimpinan akademik RSE berfokus pada konsolidasi agenda riset berbasis roadmap serta penguatan kinerja tridarma secara konsisten dan terukur.
Kontak
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana
UDAYANA UNIVERSITY